Kelas 6

GERHANA BULAN DAN GERHANA MATAHARI

            Dari planet Bumi, kita dapat merasakan manfaat sinar Matahari di siang hari dan Bulan pada malam hari. Bumi, Bulan, dan Matahari merupakan satu kesatuan khusus yang tidak dapat dipisahkan. Sinar Matahari sangat terang, terutama di musim panas, Matahari adalah bola api yang sangat panas. Meskipun jarak antara Matahari dan Bumi sangat jauh, namun kita sudah dapat merasakan panasnya. Dapatkah kamu membayangkan panas keseluruhan dari Matahari?

Jika Matahari lebih dekat dengan kita sedikit saja, segala sesuatu di Bumi ini akan cepat layu dan kering hingga dapat berubah menjadi abu. Sebaliknya, jika Matahari sedikit lebih jauh, segala sesuatu yang ada di Bumi akan membeku. Dengan demikian, tidak akan ada kehidupan di Bumi ini. Bumi dan Bulan saling tarik-menarik. Gravitasi Bulan mempengaruhi Bumi, hal inilah yang menyebabkan air laut mengalami pasang dan surut. Besar gaya gravitasi Bulan dan Bumi sudah teratur sedemikian rupa sehingga dapat melindungi kita dari bencana.

            Bumi dan bulan adalah benda langit yang tidak memiliki cahaya sendiri. Jika bulan atau bumi terkena cahaya matahari maka pada bagian belakang bulan atau bumi akan terbentuk bayangan. Karena ukuran matahari jauh lebih besar daripada ukuran bulan atau bumi maka terbentuk dua macam bayangan berbentuk kerucut, yaitu umbra dan penumbra. Umbra atau bayangan inti bayangan di bagian tengah yang sangat gelap. Penumbra atau bayangan semu adalah bayangan samar-samar di sekeliling umbra. Jika dalam peredarannya, bumi memasuki bayangan bulan atau bulan memasuki bayangan bumi maka akan terjadi gerhana. Ada dua macam gerhana, yaitu gerhana bulan dan gerhana matahari.

1. Gerhana Bulan

Gerhana bulan terjadi pada saat bulan purnama. Gerhana bulan terjadi jika bumi berada di antara matahari dan bulan, serta matahari, bumi, dan bulan berada pada satu garis lurus, sehingga bulan memasuki bayang-bayang bumi, atau cahaya matahari ke arah bulan terhalang oleh bumi. Gerhana bulan terjadi ketika bulan berada di penumbra dan umbra yang berlangsung selama ± 6 jam. Ketika bulan berada di penumbra disebut gerhana bulan penumbra. Ketika bulan sebagian berada di penumbra dan sebagian lagi berada di umbra disebut gerhana bulan sebagian. Sedangkan, ketika bulan berada di umbra disebut gerhana bulan total. Gerhana bulan total berlangsung selama ±1 jam 40 menit.

Gerhana bulan dibedakan atas 3 jenis:

  1. Gerhana bulan total dimana  pada gerhana ini bulan akan tepat berada pada daerah umbra
  2. Gerhana bulan sebagian dimana pada gerhana ini, bumi tidak seluruhnya menghalangi bulan dari sinar matahari. Sedangkan sebagian permukaan bulan yang lain berada di daerah penumbra. Sehingga masih ada sebagian sinar Matahari yang sampai ke permukaan bulan.
  3. Gerhana bulan penumbra dimana pada gerhana ini, seluruh bagian bulan berada di bagian penumbra. Sehingga bulan masih dapat terlihat dengan warna yang suram.

Sebenarnya, pada peristiwa gerhana bulan seringkali bulan masih dapat terlihat. Ini dikarenakan masih adanya sinar Matahari yang dibelokkan ke arah bulan oleh atmosfer bumi. Dan kebanyakan sinar yang dibelokkan ini memiliki spektrum cahaya merah. Itulah sebabnya pada saat gerhana bulan, bulan akan tampak berwarna gelap, bisa berwarna merah tembaga, jingga, ataupun coklat.
Gerhana bulan dapat diamati dengan mata telanjang dan tidak berbahaya sama sekali. Ketika gerhana bulan sedang berlangsung, umat Islam yang melihat atau mengetahui gerhana tersebut disunnahkan untuk melakukan sholat gerhana.

2. Gerhana Matahari

Gerhana matahari terjadi pada saat bulan baru. Pada saat gerhana matahari, bulan di antara matahari dan bumi, serta matahari, bulan, dan bumi berada pada satu garis lurus. Sehingga bumi memasuki bayang-bayang bulan, atau cahaya matahari ke bumi terhalang oleh bulan.

Gerhana matahari dibedakan atas 3 jenis:

  1. Gerhana matahari total adalah gerhana matahari yang diamati dari daerah umbra. Pada saat Bulan melintas di antara Bumi dan Matahari dimana ada kalanya seluruh cahaya Matahari dihalangi Bulan, sehingga terjadi gerhana Matahari total. Gerhana matahari total berlangsung selama ± 6 menit.
  2. Gerhana matahari cincin dimana hal tersebut terjadi saat piringan Bulan yang menghalangi cahaya Matahari lebih kecil daripada piringan Matahari. Akibatnya, Bulan menghalangi sebagian besar cahaya Matahari dan menyisakan lingkaran cincin Matahari yang tidak tertutupi
    piringan Bulan.
  3. Gerhana matahari sebagian dimana ada kalanya juga hanya sebagian cahaya Matahari yang terhalang, sehingga pengamat di Bumi yang berada dalam jalur gerhana masih bisa melihat sebagian piringan Matahari. Gerhana ini disebut sebagai gerhana Matahari sebagian. Gerhana matahari sebagian adalah gerhana matahari yang diamati dari daerah penumbra. Orbit bumi dan orbit bulan berbentuk elips.

Oleh karena itu, jarak bumi-bulan tidak selalu sama tetapi berubah-ubah. Ketika terjadi gerhana matahari cincin; letak bumi-bulan pada jarak terjauh sehingga kerucut umbra bulan lebih pendek daripada jarak bumi-bulan; dan bumi terkena perpanjangan kerucut umbra bulan. Ketika terjadi gerhana mataharai jangan sekali-kali melihat langsung dengan menggunakan mata telanjang. Karena pada saat gerhana, sinar matahari masih sangat menyilaukan jika dilihat langsung oleh mata kita sehingga dapat merusak mata kita.

Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Check Also

Close
Close
Skip to toolbar