Kelas 5

SIKLUS AIR DAN DAMPAK BAGI KELANGSUNGAN MAKHLUK HIDUP

SIKLUS AIR DAN DAMPAK BAGI KELANGSUNGAN MAKHLUK HIDUP

  1. Siklus Air

Air banyak digunakan dalam kehidupan sehari-hari, baik untuk mandi, mencuci, memasak dan sebagainya. Darimana datangnya air? Mengapa air tak kunjung habis, walaupun kita gunakan setiap hari? Air selalu ada di bumi karena air mengalami siklus (daur).

Siklus air adalah perubahan yang terjadi pada air secara berulang dalam suatu pola tertentu.

Gambar 1.1 Siklus Air

  • Proses Terjadinya Siklus Hidrologi
  1. Evaporasi : proses penguapan air dari lautan atau perairan darat 8sungai,danau)”
  • transpirasi : proses penguapan air dari mahluk hidup
  • Kondensasi : proses perubahan uap air menjadi awan’.
  • resipitasi : proses jatuhnya air dari atmosfer ke permukaan bumi dalam berbagai wujud (hujan, salju, es)
  • Run off : proses aliran air di atas permukaan bumi
  • Infiltrasi : proses peresapan air oleh pori-pori tanah
  • perkolasi : proses aliran air di bawah permukaan tanah
SIKLUS AIRTANAH Keywords : infiltrasi – perkolasi – recharge
  • Kegiatan Manusia yang Mempengaruhi Siklus Air
  • Penebangan hutan

Penebangan hutan yang berlebihan menyebabkan hutan menjadi gundul. Hutan yang gundul tidak dapat menyerap air. Ketika turun hujan, air akan langsung mengalir ke sungai dan akhirnya ke laut. Karena tidak ada penahannya, aliran itu deras sehingga dapat mengikis tanah lapisan atas dan humus. Akibatnya tanah menjadi tandus. Selain itu, hutan gundul dapat menyebabkan banjir.

Gambar 1.2 Penebangan hutan secara liar dapat mengganggu siklus air

Pencemaran

  • Limbah Pabrik

Pencemaran yang sangat mempengaruhi daur air adalah pencemaran yang terjadi di laut, karena laut adalah bagian terbesar dari bumi. Misalnya pencemaran minyak di laut menyebabkan laut tertutup oleh minyak. Minyak akan menghambat proses penguapan, akibatnya jumlah uap air yang membentuk awan akan semakin berkurang sehingga hujan yang turun pun semakin sedikit.

Gambar 1.3 Polusi perairan dapat menyebabkan kematian bagi hewan 

dan tumbuhan perairan

  • Pembuangan gas-gas beracun

Gas-gas beracun dapat berasal dari gas buangan bahan bakar kendaraan bermotor dan mesin pabrik. Gas-gas tersebut akan bercampur dengan uap air di atmosfer menghasilkan air hujan yang bersifat asam. Hujan asam dapat merusak bangunan, tumbuhan, dan melukai hewan serta manusia.

Gambar 1.4 pembuangan gas – gas beracun dari pabrik

  • Pembangunan daerah perkotaan

Daerah perkotaan menjadi semakin sempit karena banyak dibangun rumah, gedung dan jalan beraspal. Akibatnya semakin sempit pula lahan hijau yang berfungsi untuk menyerap air hujan, sehingga dapat mengganggu siklus air.

Gambar 1.5 gedung yang mengurangi daerah resapan air

  • Dampak siklus Air

Siklus air mempengaruhi peristiwa di bumi dan kelangsungan hidup makhluk hidup. Siklus air menyediakan air yang dibutuhkan oleh makhluk hidup. Siklus air juga mempengaruhi kelembaban, suhu, curah hujan dan iklim di bumi. Uap air hasil evaporasi yang ada di atmosfer akan mempengaruhi kelembaban dan suhu. Uap air akan mengurangi suhu di bumi sehingga tidak terlalu panas. Air yang turun sebagai hujan menghasilkan air tawar yang dibutuhkan makhluk hidup untuk dapat bertahan hidup. Banyaknya curah hujan yang turun juga dipengaruhi oleh banyaknya air yang mengalami penguapan dalam siklus air.

Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close
Skip to toolbar